Whistle Blowing System

 

Deskrispsi

Pelatihan Whistle Blowing System (WBS) adalah program pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran kepada peserta mengenai mekanisme pelaporan pelanggaran, kecurangan, atau tindakan tidak etis di dalam organisasi. Pelatihan ini menekankan pentingnya sistem pelaporan yang transparan, aman, dan dapat dipercaya sehingga whistleblower terlindungi dari segala bentuk intimidasi maupun balasan yang merugikan.
Definisi pelatihan ini tidak hanya sebatas mengenalkan konsep dan prosedur WBS, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan tentang dasar hukum, regulasi yang berlaku, peran serta tanggung jawab individu maupun organisasi, serta cara membangun budaya integritas dan etika kerja yang kuat. Dengan mengikuti pelatihan WBS, peserta diharapkan mampu memahami proses penerimaan, tindak lanjut, hingga penyelesaian laporan, serta mampu mengimplementasikan sistem yang efektif sebagai bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan pencegahan risiko fraud di organisasi.

Pelatihan ini biasanya diperuntukkan bagi pihak-pihak yang memiliki peran strategis dalam menjaga integritas, transparansi, serta tata kelola organisasi yang baik. Paling utama adalah manajemen puncak seperti direksi, komisaris, dan manajer senior, karena mereka bertanggung jawab dalam merancang kebijakan serta memastikan sistem berjalan efektif. Selain itu, unit kepatuhan (compliance), audit internal, dan risk management juga menjadi sasaran utama karena mereka berperan langsung dalam menerima, menindaklanjuti, serta mengelola laporan pelanggaran.

 

Tujuan

  1. Memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep, prinsip, dan pentingnya penerapan Whistle Blowing System (WBS) dalam organisasi.
  2. Membekali peserta dengan pengetahuan tentang regulasi, kebijakan, dan standar yang mengatur implementasi WBS.
  3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi mekanisme WBS secara efektif, transparan, dan aman.
  4. Menumbuhkan budaya integritas, keterbukaan, dan keberanian melaporkan pelanggaran tanpa rasa takut.
  5. Mengurangi risiko fraud, korupsi, dan pelanggaran etika yang dapat merugikan organisasi.

 

Materi

  1. Konsep dasar Whistle Blowing System (WBS) dan pentingnya dalam tata kelola perusahaan.
  2. Landasan hukum, regulasi, dan standar internasional terkait WBS.
  3. Prinsip-prinsip utama WBS: kerahasiaan, perlindungan pelapor, dan independensi.
  4. Desain dan implementasi sistem WBS yang efektif dalam organisasi.
  5. Saluran pelaporan: mekanisme, media, dan prosedur yang dapat digunakan.
  6. Penanganan laporan: proses investigasi, tindak lanjut, dan transparansi hasil.
  7. Tantangan dalam penerapan WBS: resistensi internal, penyalahgunaan, dan perlindungan hukum.
  8. Best practices dan studi kasus penerapan WBS di perusahaan dan lembaga publik.
  9. Peran manajemen, HR, dan unit kepatuhan dalam menjaga efektivitas WBS.
  10. Evaluasi, monitoring, dan pengembangan berkelanjutan terhadap sistem WBS.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top