
Mengapa Public Speaking itu Penting. Beberapa waktu terakhir, publik Tanah Air diguncang oleh berbagai peristiwa mencengangkan dari pemerintah. Puncaknya terjadi saat sebagian besar masyarakat Indonesia dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Papua melakukan demo besar-besaran.
Demo besar-besaran dari berbagai daerah ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah, terutama terkait gaji dan tunjangan anggota DPR yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat. Sayangnya, di tengah situasi panas seperti ini, pernyataan publik yang dilontarkan oleh sejumlah pejabat tinggi negara, justru semakin memperkeruh keadaan.
Pejabat yang seharusnya memiliki kecerdasan emosional dan memiliki tutur kata yang baik dan tepat, malah sering melakukan kesalahan elementer seperti salah ucap, pilihan kata yang kurang tepat, hingga komunikasi yang defensif membuat publik semakin geram.
Apa yang dialami oleh bangsa kita ini sebenarnya relatif sama dengan apa yang juga terjadi di Nepal. Generasi muda, khususnya Gen Z bahkan harus sampai turun tangan memimpin aksi protes kepada pejabat yang gemar memamerkan gaya hidup mewah di tengah kesulitan rakyat.
Ketika pemerintah berusaha membatasi media sosial, situasi semakin memburuk. Alhasil, Presiden Ram Chandra Poudel dan Perdana Menteri KP Sharma Oli harus mundur dari jabatannya. Di kedua negara ini, krisis kepercayaan masyarakat diperparah oleh kegagalan komunikasi publik.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Manajemen Krisis Penting untuk Perusahaan
Kedua peristiwa besar dari kedua negara ini jelas memberikan pemerintah atau pejabat publik pada umumnya, banyak pelajaran penting. Salah satunya adalah “public speaking bukan sekadar berbicara di depan orang banyak, tetapi juga meredakan ketegangan. Sebaliknya, komunikasi yang salah bisa menjadi bensin yang memperbesar api”.
Karena itu, di era krisis kepercayaan, kemampuan public speaking menjadi keterampilan vital yang tak boleh diremehkan.
Apa itu Public Speaking?
Apa public speaking? Public speaking adalah cara untuk dapat menyampaikan pesan di depan audiens secara jelas, efektif, dan meyakinkan. Perlu diketahui bahwa public speaking bukan hanya sekadar berbicara di depan publik, tapi juga bagaimana pesan yang disampaikan dapat diterima, dipahami, dan dipercayai baik oleh audiens.
Dalam pelaksanaannya, public speaking mencakup beberapa dimensi penting seperti:
- Verbal: pilihan kata yang tepat, struktur kalimat yang jelas, dan nada suara yang meyakinkan.
- Nonverbal: bahasa tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, serta intonasi yang selaras dengan pesan.
- Psikologis: rasa percaya diri, kemampuan mengendalikan emosi, serta membaca reaksi audiens.
Dalam konteks organisasi maupun pemerintahan, public speaking tidak hanya tentang pidato seremonial. Public speaking adalah instrumen untuk membangun citra, menyampaikan arah kebijakan, hingga menjaga kepercayaan masyarakat. Kesalahan sekecil apa pun bisa berdampak besar pada reputasi.
Cara Public Speaking yang Baik
Bagaimana cara melakukan public speaking yang baik? Mimin akan memberikan 7 tips dan triknya lengkap untuk Anda, dimulai dari:
1. Persiapan adalah Segalanya
Tips pertama adalah memastikan Anda memiliki persiapan yang matang. Persiapan ini dapat berupa riset data, pemahaman konteks, hingga pertanyaan sulit dari audiens. Ingat, public speaking bukan hanya soal improvisasi saja.
2. Kuasai Bahasa Tubuh
Tips dan trik kedua adalah Anda harus mempelajari dan memahami penggunaan bahasa tubuh yang tepat. Bahasa tubuh sering kali berbicara lebih keras daripada kata-kata. Pastikan ketika Anda berbicara di depan audiens, postur tubuh Anda tegap, melakukan kontak mata dengan audiens, dan gestur tangan yang relevan untuk meningkatkan pemahaman audiens akan pesan yang ingin disampaikan.
3. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami
Ketiga adalah dengan menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh audiens. Apabila audiens Anda adalah masyarakat umum, maka hindarilah penggunaan istilah-istilah teknis yang sulit dicerna oleh masyarakat umum. Public speaking yang efektif adalah ketika pesan yang disampaikan dapat dipahami baik oleh audiens, bukan tentang seberapa keren pesan tersebut disampaikan.
4. Kelola Emosi dengan Baik
Berikutnya adalah dengan belajar mengelola emosi yang baik. Tips dan trik public speaking keempat ini sangat penting untuk Anda pelajari terlebih ketika Anda diminta untuk mewakili instansi di kala krisis kepercayaan. Jika Anda gagal mengelola emosi dengan baik, maka situasi panas yang ada bisa semakin parah karena Anda mudah marah, defensif, atau bahkan meremehkan pertanyaan.
5. Jujur dan Transparan
Kelima adalah Anda yang harus jujur, transparan, dan menyampaikan informasi apa adanya. Jika Anda sebagai pembicara mencoba untuk menutup-nutupi fakta atau memberikan jawaban yang bertele-tele, publik akan semakin skeptis. Sebaliknya, Sikap jujur dan transparan, meski pahit, justru memperkuat kredibilitas.
6. Sesuaikan dengan Audiens
Public speaking bukan hanya soal menyampaikan, tetapi juga soal menyesuaikan pesan dengan audiens. Cara bicara kepada mahasiswa tentu berbeda dengan cara bicara kepada investor atau masyarakat umum. Pemimpin yang hebat tahu cara menyesuaikan gaya komunikasi dengan audiens yang dihadapinya.
7. Latihan dan Evaluasi
Tidak ada pembicara yang langsung mahir tanpa latihan. Public speaking adalah keterampilan yang harus terus diasah. Latihan di depan cermin, rekaman video, atau meminta umpan balik dari rekan bisa membantu meningkatkan kualitas berbicara. Evaluasi setelah tampil juga penting untuk memperbaiki kesalahan dan memperkuat kelebihan.
Pelatihan Public Speaking BNSP Duta Training
Setelah memahami betapa pentingnya public speaking di era krisis kepercayaan, Anda tentu ingin segera meningkatkan kemampuan komunikasi ini bukan? Sayangnya, public speaking tidaklah semudah yang terlihat. Banyak orang mengira cukup bermodalkan percaya diri untuk bisa berbicara di depan umum.
Faktanya, public speaking adalah keterampilan kompleks yang melibatkan persiapan, teknik penyampaian, bahasa tubuh, hingga penguasaan audiens. Kesalahan sekecil apa pun dalam public speaking bisa berdampak besar, terutama bagi pemimpin, profesional, maupun karyawan yang mewakili organisasi.
Mulai dari salah memilih kata, intonasi yang keliru, hingga ekspresi wajah yang tidak selaras dengan pesan dapat menurunkan kredibilitas. Karena itu, Anda membutuhkan pelatihan yang terarah dan dipandu oleh instruktur berpengalaman. Salah satu pilihan terbaik adalah mengikuti Pelatihan Public Speaking BNSP dari Duta Training.
Apa itu Duta Training?
Duta Training adalah perusahaan berbadan hukum PT yang berdiri berdasarkan akta notaris nomor AHU-0060487.AH.01.01 Tahun 2019 tanggal 12 November dengan NIB/SIUP 9120318172013. Lembaga ini berfokus pada penyediaan layanan pelatihan, konsultasi, serta sertifikasi profesi resmi di berbagai bidang.
Bidang yang dilayani pun beragam, mulai dari Ekonomi dan Bisnis, Konstruksi dan Bangunan, Pertambangan, Perminyakan, Teknologi Informasi, Hukum, hingga Listrik dan Mekanika. Dengan cakupan yang luas, Duta Training menghadirkan program pelatihan yang relevan untuk kebutuhan individu maupun organisasi.
Baca Juga: 9 Manfaat Memiliki Sertifikasi BNSP untuk Karir
Dengan dukungan trainer berpengalaman, materi pelatihan yang selalu diperbarui, serta fasilitas modern, Duta Training memastikan setiap peserta tidak hanya belajar teori tetapi juga praktik langsung. Tujuannya jelas: mencetak peserta yang siap tampil percaya diri, komunikatif, dan profesional di depan publik.
Kepercayaan terhadap kualitas Duta Training terbukti dari banyaknya klien besar yang telah merasakan manfaat pelatihannya. Beberapa di antaranya adalah Bank Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy, PT Kideco Jaya Agung, PT Antam, Universitas Gunadarma, Universitas Hasanuddin, Politeknik Negeri Manado, hingga Universitas Singaperbangsa Karawang.
Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini dirancang agar peserta mampu:
- Merencanakan dan menyusun materi presentasi dengan baik, terstruktur, dan mudah dipahami.
- Membentuk pola pikir tentang pentingnya public speaking dalam mendukung fungsi Humas dan General Affairs (GA) di perusahaan.
- Menganalisis kebutuhan serta harapan audiens, lalu mengakomodasinya ke dalam materi yang disampaikan.
-
Melakukan public speaking secara menarik, meyakinkan, dan mengesankan tanpa mengurangi esensi pesan yang ingin disampaikan.
Materi Pelatihan
Di dalam pelatihan public speaking ini, Anda akan mempelajari banyak materi penting seperti:
- The Power of Public Speaking.
- Public Speaking dan Berpikir Kritis.
- Etiket dan Etika dalam Public Speaking.
- Jenis-Jenis Public Speaking.
- MC (Master of Ceremonies), Pidato, dan Public Relation.
- Olah Tubuh yang Sesuai.
- Mengenali Audiens Public Speaking.
- Dan lain-lain.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan public speaking ini dari Duta Training, silakan klik link di bawah ini:
Baca Juga: Pelatihan Public Speaking dan Presentation Skill Duta Training
Kesimpulan
Kesimpulannya, public speaking adalah keterampilan yang tak bisa lagi dipandang sebelah mata, terutama di era krisis kepercayaan ketika setiap kata bisa menjadi pemicu atau penenang. Baik pejabat publik, pemimpin organisasi, maupun profesional di berbagai bidang, semua membutuhkan kemampuan berbicara yang jujur, meyakinkan, dan penuh empati untuk menjaga kredibilitas dan membangun kepercayaan
Jika Anda ingin tampil percaya diri, mampu menyampaikan pesan dengan efektif, dan membawa dampak positif bagi audiens, saatnya berinvestasi pada diri sendiri melalui Pelatihan Public Speaking BNSP Duta Training agar tidak hanya mahir berbicara, tetapi juga mampu menjadi komunikator yang berpengaruh. Hubungi WhatsApp ini 081326106551.