
Ada banyak role penting yang akan Anda temui di industri kerja berat. Satu di antara sekian banyak role penting tersebut adalah POP. Apa itu POP? POP adalah singkatan dari Pengawas Operasional Pertama. Tenaga kerja yang mendapatkan role ini bertugas untuk membawahi langsung karyawan tingkat pelaksana. Role ini pada umumnya akan Anda jumpai pada industri kerja jenis pertambangan (mineral, batu bara, panas bumi, perminyakan, dan lain-lain).
Secara umum, berikut ini adalah tugas dan tanggung jawab seorang POP:
- Mengawasi langsung kegiatan operasional pertambangan atau migas secara harian.
- Memastikan perusahaan tambang menjalankan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta K3LH (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup) sesuai standar.
- Menjadi pengawas kerja bagi pelaksana (frontliner).
Untuk menjadi seorang POP di pertambangan bukanlah perkara yang mudah. Anda harus dapat membekali diri dengan empat jenis kompetensi wajib. Empat jenis kompetensi wajib itu adalah:
- Memiliki Pengetahuan Teknis yang Baik. Pengetahuan teknis ini akan sangat banyak membantu Anda dalam proses pengoperasian alat berat, teknik peledakan, stabilitas tambang.
- Memahami Prosedur K3 dan K3LH dengan Baik. Pemahaman yang baik akan K3 dan K3LH akan membantu Anda untuk lebih tegas terhadap pelanggaran kerja yang dilakukan oleh pelaksana. Ketegasan tersebut diperlukan untuk meminimalkan dampak dari kecelakaan kerja yang mungkin terjadi.
- Memiliki Kemampuan Komunikasi yang Efektif. Kemampuan ini sangat diperlukan untuk sosialisasi pentingnya penerapan K3 dalam proses kerja. POP harus dapat menjelaskan instruksi kerja yang mudah dipahami.
- Manajemen Waktu dan Sumber Daya. Kemampuan ini berkaitan erat dengan upaya perusahaan meningkatkan produktivitas secara efektif dan efisien tanpa harus membutuhkan banyak biaya operasional.
Empat kompetensi di atas, sudah cukup untuk menggambarkan sulitnya mendapatkan pekerjaan sebagai POP. Tidak heran jika seorang POP biasanya akan mendapatkan gaji bulanan yang tinggi. Menurut situs Dealls.com dan Gajimu.com, seorang POP di awal kariernya akan mendapatkan gaji sebesar Rp5 juta – Rp12 juta per bulan.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gaji POP
Besaran gaji yang diterima oleh POP tentu saja dipengaruhi oleh banyak faktor. Secara umum, terdapat empat faktor utama yang memengaruhi besaran gaji seorang POP. Empat faktor tersebut adalah:
- Perusahaan tempat POP bekerja.
- Pengalaman yang dimiliki oleh POP.
- Lokasi tambang.
- Komponen gaji yang meliputi gaji dasar dan allowance tetap, transportasi, makan, dan lain-lain.
- Sertifikat kredibel yang dimiliki.
Untuk faktor yang terakhir, Anda bisa mendapatkannya dengan mengikuti program sertifikasi POP berlisensi BNSP. BNSP adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi. BNSP adalah singkatan dari Badan Nasional Sertifikat Profesi. Badan ini berdiri sebagai lembaga independen dan dibentuk berdasarkan amanat Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.
Di dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa BNSP memiliki tugas untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja, serta dapat memberikan lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi yang memenuhi syarat untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja. Perlu diketahui bahwa tidak semua lembaga pelatihan yang ada, memiliki lisensi ini.
Baca Juga: Teknik Penambangan Tambang Terbuka
Duta Training, adalah lembaga pelatihan yang sudah memiliki lisensi resmi BNSP. Adapun sertifikasi BNSP ini, biasanya banyak digunakan oleh mereka para profesional dari banyak bidang. Dimulai dari ekonomi, bisnis, hukum, pertambangan, teknologi informasi, minyak dan gas, perbankan, konstruksi, dan lain sebagainya. Anda bisa mendapatkan sertifikat POP BNSP dari Duta Training
Sertifikasi POP Pertambangan Duta Training
Di Duta Training, Anda akan mempelajari peran seorang POP dari banyak materi penting seperti:
- Peraturan Perundang-undangan terkait Keselamatan Pertambangan;
- Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang Menjadi Tanggung Jawabnya;
- Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana;
- Investigasi Kecelakaan;
- Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko;
- Peraturan Perundang-undangan terkait Perlindungan Lingkungan;
- Dan lain-lain.
Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik link berikut ini.
Berapa Biaya Sertifikasi POP?
Biaya sertifikasi POP tergantung pada banyak faktor. Beberapa di antara banyak faktor tersebut seperti: