Apa itu CSR? Manfaat, Tujuan, Jenis, dan Contohnya?

Apa itu CSR Manfaat, Tujuan, Jenis, dan Contohnya

Apa itu CSR. Perusahaan yang baik bukan hanya perusahaan yang fokus mencari keuntungan semata tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan di sekitarnya. Pernyataan ini bukanlah sekadar nilai tambah bagi perusahaan, tetapi merupakan sebuah kewajiban. Perusahaan yang mampu menerapkan konsep CSR dengan baik akan mendapatkan peningkatan kredibilitas dan kepercayaan dari berbagai stakeholder.

Konsep CSR untuk perusahaan begitu vital untuk dipahami serta dijalankan, mengabaikannya adalah kesalahan besar. Lantas, apa itu CSR? Apa saja manfaat, tujuan, jenis, dan contoh nyatanya? Kita akan membahas semua pertanyaan ini lengkap di dalam artikel, jadi silakan simak baik-baik ya!

Apa itu CSR?

CSR adalah kependekan dari Corporate Social Responsibility. Didapatkan dari Bisnis.com, CSR adalah bentuk pertanggungjawaban yang dilakukan oleh suatu perusahaan terhadap semua pihak yang ada di dalamnya dengan melaksanakan program yang memiliki manfaat.

Pelaksanaan CSR adalah bukti nyata bahwa perusahaan memahami dampak keberadaanya untuk aspek-aspek masyarakat sekitar perusahaan, mulai dari aspek ekonomi, sosial, hingga yang paling sering menjadi perhatian kalangan ahli, lingkungan.

Baca Juga: 10 Tantangan Kerja Manajer Gudang yang Harus Siap Dihadapi!

Perusahaan yang gagal menerapkan CSR pada umumnya akan memiliki konflik dari pihak eksternal. Risiko seperti perusahaan yang terpaksa tutup akibat demo warga yang air sungainya tercemar limbah perusahaan, bisa saja terjadi. Oleh sebab itu penting bagi pemimpin perusahaan memahami dengan baik apa itu CSR.

Manfaat dan Tujuan CSR Ditinjau dari Berbagai Aspek Penting

Setelah Anda mengetahui tentang apa itu CSR, kini saatnya Anda untuk memahami apa saja manfaat dan tujuan dari penerapan CSR. Secara garis besar, penerapan CSR untuk perusahaan dapat dipelajari dalam empat kategori. Empat kategori itu adalah:

Manfaat untuk Lingkungan Hidup

Perusahaan diwajibkan untuk tidak hanya mengejar keuntungan bisnis semata, tetapi juga harus berkontribusi aktif dalam menjaga kualitas lingkungan hidup terutama yang terdekat dengan perusahaan.

Manfaat untuk Perusahaan

CSR dapat dijadikan sebagai salah satu cara terbaik untuk perusahaan menjaga citranya di masyarakat. Proses branding yang penuh dengan pesan emosional ini tentunya jauh lebih melekat kuat di pikiran masyarakat.

Manfaat untuk Pemerintah

Manfaat penerapan CSR juga dapat ikut dirasakan oleh pemerintah. Mengapa bisa begitu? karena pada umumnya, CSR dilakukan dengan memenuhi regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan mendukung program-program pemerintah terkait kemajuan bangsa dan negara.

Manfaat terbesarnya tentu saja adalah pemerintah terbantu dalam proses sosialisasi kebijakan kepada masyarakat.

Manfaat untuk Masyarakat

Masyarakat lebih percaya dan tenang terhadap perusahaan di tempat mereka tinggal. Rasa tenang inilah yang akan menjadikan lingkungan sekitar perusahaan aman, nyaman, dan tentram. Masyarakat juga secara tidak langsung terbantu mendapatkan peluang bisnis karena keberadaan perusahaan.

Bagaimana dengan tujuan CSR? Tujuan CSR dapat kita pelajari menjadi 3 bagian besar, dimulai dari:

  • Menjaga nama baik dan citra perusahaan.
  • Solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan dengan masyarakat umum.
  • Menjaga hubungan baik dengan setiap stakeholder.

Jenis-Jenis CSR yang Wajib Anda Ketahui!

Setelah Anda mengetahui apa itu CSR lengkap dengan manfaat dan tujuannya, kini saatnya untuk Anda mengetahui apa saja jenis-jenis CSR yang umumnya diterapkan oleh perusahaan.

Baca Juga: Apa itu Sertifikasi Profesi? Jenis dan Cara Mendapatkannya?

Memahami jenis-jenis CSR ini tentu akan menambah referensi Anda, Anda jadi memiliki banyak opsi untuk penerapan CSR yang fleksibel.

Penggunaan Sumber Energi Terbarukan

Jenis CSR pertama yang wajib Anda ketahui adalah berkaitan dengan penggunaan sumber energi terbarukan. Fokus utama dari konsep CSR jenis ini adalah dapat melestarikan sumber daya alam yang terancam punah.

Rehabilitasi Alam

Jenis CSR kedua adalah rehabilitasi alam. Dapat dikatakan bahwa ini menjadi jenis CSR yang paling populer dilakukan oleh banyak perusahaan, terutama bagi perusahaan yang menghasilkan banyak limbah pabrik. Kegiatan seperti penanaman pohon akan sering Anda jumpai pada CSR jenis ini.

Volunteering

Selanjutnya ada volunteering. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini dilakukan secara sukarela oleh perusahaan baik itu secara rutin atau insidentil. Kegiatan seperti mengajar membaca masyarakat sekitar, membantu korban bencana alam, dan sebagainya, termasuk ke dalam jenis CSR ini.

Pemberdayaan Ekonomi Karyawan

Selanjutnya ada pemberdayaan ekonomi karyawan. Berbeda dengan jenis CSR sebelumnya yang melibatkan stakeholder lebih luas, jenis CSR ini bersifat spesifik pada karyawan internal saja. Pembentukan koperasi karyawan, pemberian pelatihan, atau reward bersama termasuk ke dalam jenis CSR ini.

Filantropi

Jenis CSR terakhir yang wajib untuk Anda ketahui adalah filantropi. Sesuai dengan namanya, CSR ini fokus pada banyak aktivitas kemanusiaan bagi mereka yang membutuhkan. Misalnya membuka donasi untuk masyarakat Gaza, Sudan, Nigeria, Papua atau daerah-daerah yang sedang ditimpa kesusahan. Pemberian dana bantuan untuk UMKM dan Kampung Usaha juga termasuk ke dalam jenis CSR ini.

Contoh CSR yang Sering Dijumpai

Jika Anda sudah membaca baik-baik tentang jenis-jenis CSR di atas, Anda pastinya sudah terbayang apa saja contoh CSR yang ada atau sering dilakukan oleh perusahaan.

Berikut ini adalah daftar 50 kegiatan CSR populer yang dibagi ke dalam 10 kategori industri berbeda agar Anda lebih mudah memahami penerapannya dalam berbagai bidang bisnis.

1. Perusahaan Energi dan Pertambangan

  1. Program reboisasi hutan di area bekas tambang.
  2. Pembuatan sumur bor dan sistem air bersih untuk masyarakat sekitar.
  3. Penggunaan panel surya di fasilitas operasional.
  4. Edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar tambang.
  5. Pembangunan taman konservasi satwa lokal terdampak eksplorasi.

2. Perusahaan Manufaktur

  1. Pengelolaan limbah cair dan padat menjadi energi baru.
  2. Donasi alat kebersihan ke sekolah dan fasilitas umum.
  3. Pelatihan daur ulang sampah plastik untuk warga sekitar.
  4. Program “Zero Waste Factory” bekerja sama dengan pemerintah daerah.
  5. Rehabilitasi sungai atau saluran air yang terdekat dari pabrik.

3. Perusahaan Teknologi dan Telekomunikasi

  1. Program literasi digital untuk pelajar dan UMKM.
  2. Donasi perangkat komputer ke sekolah di daerah 3T.
  3. Aksi pelatihan keamanan data bagi masyarakat umum.
  4. Dukungan beasiswa teknologi bagi siswa berprestasi.
  5. Pengadaan hotspot gratis di area publik.

4. Perusahaan Keuangan dan Perbankan

  1. Program edukasi literasi keuangan untuk pelajar dan ibu rumah tangga.
  2. Bantuan modal usaha mikro dan pelatihan manajemen keuangan.
  3. Pembangunan fasilitas publik seperti taman atau perpustakaan.
  4. Penyaluran dana zakat dan sedekah untuk masyarakat tidak mampu.
  5. Edukasi investasi dan keuangan syariah melalui seminar masyarakat.

5. Perusahaan Ritel dan Konsumsi

  1. Program donasi makanan berlebih untuk panti asuhan.
  2. Kampanye pengurangan penggunaan plastik di toko.
  3. Penyaluran bantuan kebutuhan pokok bagi korban bencana.
  4. Kolaborasi dengan UMKM lokal untuk penjualan produk mereka.
  5. Program diskon khusus bagi masyarakat kurang mampu.

6. Perusahaan Kesehatan dan Farmasi

  1. Pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar pabrik.
  2. Edukasi pola hidup sehat di sekolah dan desa.
  3. Donasi obat dan alat kesehatan ke rumah sakit daerah.
  4. Pembangunan posyandu atau klinik kecil di daerah terpencil.
  5. Program vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan rutin.

7. Perusahaan Properti dan Konstruksi

  1. Pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat miskin.
  2. Pembuatan taman kota dan ruang hijau terbuka publik.
  3. Donasi bahan bangunan bagi korban bencana alam.
  4. Pelatihan keselamatan kerja bagi pekerja lokal.
  5. Revitalisasi bangunan bersejarah atau fasilitas publik.

8. Perusahaan Transportasi dan Otomotif

  1. Kampanye keselamatan berkendara di sekolah dan komunitas.
  2. Penggunaan bahan bakar ramah lingkungan di armada operasional.
  3. Pembuatan halte atau fasilitas publik transportasi gratis.
  4. Penanaman pohon untuk kompensasi emisi karbon kendaraan.
  5. Edukasi mekanik lokal untuk peningkatan skill masyarakat.

9. Perusahaan Pariwisata dan Perhotelan

  1. Program bersih-bersih pantai dan pengelolaan sampah wisata.
  2. Promosi budaya lokal melalui event dan festival daerah.
  3. Pelatihan hospitality gratis bagi pemuda sekitar hotel.
  4. Donasi bahan makanan kepada komunitas nelayan dan warga lokal.
  5. Pemberdayaan UMKM lokal untuk menjadi supplier hotel.

10. Perusahaan Pendidikan dan Pelatihan

  1. Pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi tapi kurang mampu.
  2. Pelatihan keterampilan digital dan kewirausahaan untuk remaja.
  3. Renovasi fasilitas sekolah dan perpustakaan.
  4. Program pelatihan guru dan tenaga pendidik.
  5. Donasi buku dan alat tulis ke daerah terpencil.

Kesimpulan

Pelatihan Manajemen CSR Duta Training
Pelatihan Manajemen CSR Duta Training

Inilah penjelasan lengkap tentang apa itu CSR, manfaat, tujuan, jenis dan contohnya. Apabila Anda ingin meningkatkan pemahaman CSR dengan baik, silakan ikuti saja Pelatihan Manajemen CSR Bersertifikat BNSP dari Duta Training. Dapatkan informasi lengkapnya dengan klik link ini: Pelatihan Manajemen CSR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top