PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) 201 dan PSAK 103, 110, 338 KOMBINASI BISNIS

Deskripsi

Laporan keuangan merupakan salah satu bentuk komunikasi bisnis yang disusun dan disajikan bagi para penggunanya sebagai salah satu sarana di dalam mengambil keputusan bisnis. Dasar pelaporan keuangan berupa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah melalui beberapa fase yang dimulai dengan lahirnya Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) 1973, PAI 1984, dan dimulainya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 1994 yang beberapa kali mengalami revisi sampai detik ini sebagai komitmen profesi akuntansi Indonesia (IAI) yang telah bergabung dengan International Federation of Accountants (IFAC).

Business Combination and Consolidation Financial Reporting merupakan pelatihan yang di desain untuk menyikapi perkembangan akuntansi di Indonesia. Perkembangan ini tentunya tidak terlepas dan didukung pula oleh perkembangan akuntansi internasional (International Financial Reporting Standard). Dimana International Financial Reporting Standardini kemudian mempengaruhi PSAK yang menjadi acuan penyusunan laporan keuangan.

 

Materi

PSAK 201 terbaru berfokus pada Struktur dan Isi Laporan Keuangan sesuai dengan standar yang berlaku, termasuk pengantar PSAK, penyusunan laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Standar ini, yang menggantikan PSAK 1, diterbitkan 12 Desember 2022 dan mulai efektif 1 Januari 2024, mengatur penyajian laporan keuangan agar dapat dipahami dan dibandingkan antar periode dan entitas.

  • Topik Materi Training PSAK 201
  • Pengantar PSAK: Definisi, tujuan, dan hubungan antara PSAK dan IFRS (International Financial Reporting Standards).
  • Struktur dan Isi Laporan Keuangan: Meliputi penyusunan dan penyajian 5 komponen utama laporan keuangan.
  • Laporan Posisi Keuangan: Penyajian “kas dan setara kas” serta pemisahan aset lancar dan tidak lancar.
  • Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain: Informasi mengenai kinerja keuangan entitas.
  • Laporan Perubahan Ekuitas: Perubahan ekuitas selama periode pelaporan.
  • Laporan Arus Kas: Pelaporan arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
  • Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK): Ringkasan kebijakan akuntansi dan informasi penjelasan lainnya.
  • Perbandingan antar Laporan Keuangan: PSAK 201 bertujuan agar laporan keuangan dapat dibandingkan.

PSAK Kombinasi Bisnis meliputi identifikasi kombinasi bisnis (merger, konsolidasi, akuisisi), metode akuntansi akuisisi (pengakuan dan pengukuran aset yang diperoleh, liabilitas yang diambil alih, serta kepentingan nonpengendali), dan penyajian goodwill serta keuntungan atau kerugian yang timbul dari perbedaan antara imbalan yang ditransfer dengan nilai wajar aset bersih yang diakuisisi. Materi ini berpusat pada PSAK 22 yang mengatur bagaimana perusahaan mencatat transaksi penggabungan usaha.

  • Pokok-Pokok Materi Training PSAK 22 (Kombinasi Bisnis)
  • Definisi dan Identifikasi Kombinasi Bisnis: Memahami apa itu kombinasi bisnis, termasuk di dalamnya merger, konsolidasi, dan akuisisi, serta bagaimana mengidentifikasi sebuah transaksi sebagai kombinasi bisnis.
  • Metode Akuisisi: Fokus pada pencatatan transaksi dengan metode akuisisi, di mana salah satu entitas akan diidentifikasi sebagai pihak pengakuisisi.
  • Pengakuan dan Pengukuran:
  • Aset dan Liabilitas: Pengakuan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil alih oleh pengakuisisi berdasarkan nilai wajarnya pada tanggal akuisisi.
  • Imbalan yang Ditransfer: Pengakuan atas imbalan yang diberikan oleh pengakuisisi (kas, ekuitas, atau kombinasi keduanya).

PSAK 103 (Kombinasi Bisnis) yang mengatur perlakuan akuntansi penggabungan satu entitas ke dalam entitas lain dan PSAK 338 (Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali) untuk transaksi antara entitas yang dikendalikan oleh pihak yang sama, sedangkan PSAK 110 (Laporan Keuangan Konsolidasian) mengatur penyajian laporan keuangan konsolidasian setelah kombinasi bisnis.

  • Topik Materi Training
  • PSAK 103 (Kombinasi Bisnis) Definisi: Mengatur perlakuan akuntansi penggabungan satu entitas ke dalam entitas lain melalui transaksi. Ini adalah entitas penerima mengakuisisi bisnis yang dikendalikan oleh pihak lain, yang bukan entitas sepengendali.
  • Pendekatan: PSAK 103 menggunakan pendekatan prospektif, di mana perlakuan akuntansi dimulai sejak tanggal kombinasi bisnis terjadi. Pokok Bahasan: Bagaimana entitas melakukan pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan aset dan liabilitas yang diperoleh dari bisnis lain yang diakuisisi.
  • PSAK 338 (Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali). Mengatur kombinasi bisnis yang terjadi antara entitas yang memiliki satu pengendali yang sama atau memiliki pengendalian yang sama melalui perantara.
  • Perbedaan dengan PSAK 103: PSAK 338 khusus membahas situasi ketika entitas sepengendali melakukan kombinasi, yang tidak diatur secara spesifik oleh PSAK 103.
  • PSAK 110 (Laporan Keuangan Konsolidasian). Setelah kombinasi bisnis terjadi, PSAK 110 mengatur bagaimana entitas penerima menyajikan laporan keuangan yang mencakup entitas yang diakuisisi sebagai bagian dari laporan keuangan konsolidasiannya. Mengatur perlakuan akuntansi laporan keuangan konsolidasian yang menyatukan laporan keuangan dari entitas induk dan entitas anak.

 

Metode Pelatihan

Presentation

Discussion

Case Study

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top