
Di Indonesia, permasalahan tentang sulitnya mendapat pekerjaan kerap menjadi bahasan dalam berita nasional. Ketidakseimbangan antara jumlah angkatan kerja yang meningkat dengan lapangan kerja terbatas, memang menjadi faktor utama penyebab permasalahan tersebut. Namun, terdapat faktor lain yang salah satunya yakni rendahnya kualitas tenaga kerja.
Kualitas tenaga kerja yang kurang membuat perusahaan memperketat seleksi untuk calon karyawan. Akibatnya, peluang mendapatkan pekerjaan semakin kecil. Tentu saja, terdapat solusi untuk permasalahan tersebut.
Pelatihan atau sertifikasi BNSP menjadi cara yang tepat untuk meningkatkan kemampuan individu. Sertifikasi BNSP adalah jenis sertifikasi profesi yang dikeluarkan langsung oleh badan nasional resmi, yakni Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Peserta yang mengikuti sertifikasi BNSP harus mengikuti pelatihan hingga ujian melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk mendapatkan sertifikat.
Baca Juga: BNSP Adalah Apa? Ketahui Lebih Tentang BNSP di Sini!
Meskipun informasi sertifikasi BNSP telah banyak diketahui, tetapi banyak peserta sertifikasi yang belum paham tentang cara mengikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP. Artikel ini akan membahas tentang tahap-tahap yang ada untuk mengikuti uji sertifikasi BNSP, serta manfaat dan siapa saja yang berhak mengikuti uji sertifikasi tersebut. Mari kita simak bersama!
Manfaat Mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP
Peningkatan kompetensi individu memang menjadi manfaat utama dari pelatihan BNSP. Akan tetapi, masih banyak manfaat dari mengikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP. Manfaat tersebut antara lain:
- Individu menjadi lebih mengenal diri sendiri karena pengembangan soft skill dari pelatihan BNSP.
- Peningkatan kepercayaan diri individu karena memiliki bukti kompetensi berstandar nasional resmi.
- Peningkatan daya saing individu karena telah sesuai dengan kebutuhan industri terbaru.
- Peningkatan kemampuan komunikasi individu yang berguna dalam kerja sama tim di dunia kerja.
- Sebagai persyaratan hukum dan regulasi yang berlaku, terutama dalam peningkatan karir karyawan maupun syarat mendaftar perusahaan bagi calon karyawan.
- Meningkatkan peluang untuk mendapatkan karir yang lebih baik.
- Kualitas kerja semakin meningkat yang berpengaruh pada produktivitas dalam bekerja.
Siapa yang Dapat Mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP?
Peserta yang mengikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP, umumnya memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi diri dan sebagai bukti bahwa kemampuan peserta diakui secara nasional.
Uji sertifikasi kompetensi BNSP tidak membatasi pesertanya hanya pada satu kalangan asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Secara umum, peserta yang dapat mengikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP sebagai berikut:
Fresh Graduate/Mahasiswa
Pada umumnya, LSP menyediakan berbagai tingkatan pelatihan baik untuk pemula maupun profesional. Bagi mahasiswa aktif dan fresh graduate dapat memilih pelatihan dengan skema pemula untuk meningkatkan kompetensi sejak awal karier.
Pekerja Profesional
Tenaga profesional yang ingin lebih mendalami suatu bidang juga dapat mengikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP. Sertifikasi ini sebagai bukti berstandar nasional terhadap kompetensi yang telah dibangun pekerja profesional selama ini. Selain sebagai bukti pengakuan, sertifikasi BNSP berguna untuk peningkatan jenjang karier.
Freelancer atau Wirausaha
Bagi yang tidak terikat pada suatu institusi, pelatihan BNSP tetap bermanfaat untuk meningkatkan kredibilitas diri. Para wirausaha dan freelance dapat memperluas jaringan dengan bukti kompetensi berstandar nasional.
Cara Mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP
Sebelum mendapatkan sertifikat BNSP, peserta wajib mengikuti uji sertifikasi BNSP. Hal ini bertujuan agar peserta yang lolos sertifikasi telah benar-benar memiliki standar yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Baca Juga: Alur Pelatihan Sertifikasi BNSP dari Pendaftaran hingga Uji Kompetensi
Terdapat beberapa tahapan yang harus dipahami sebelum melakukan uji sertifikasi kompetensi BNSP sebagai berikut.
- Menentukan skema kompetensi. Pilihlah sesuai dengan bidang yang sesuai dengan rencana atau kompetensi Anda.
- Daftar di LSP resmi. Anda dapat melakukan registrasi di LSP menjadi mitra resmi BNSP dan memiliki lisensi aktif di bidang keahlian yang Anda pilih.
- Pengisian APL. Anda akan diminta untuk mengisi formulir APL-01 dan APL-02 yang berisi data diri dan portofolio.
- Pelaksanaan uji kompetensi. Pelaksanaan ujian berlangsung antara 1-3 hari dengan tahapan wawancara atau tes tertulis (jika ada), ujian praktik, dan penilaian dari asesor.
- Pengumuman dan pembagian sertifikat. Apabila telah dinyatakan lolos oleh asesor, Anda akan mendapat sertifikat dalam 7-14 hari kerja dengan masa berlaku 3 tahun dan dapat diperpanjang. Tahapan perpanjangan sertifikasi dijelaskan lebih lanjut dalam artikel ini.
Kesimpulan
Mengikuti sertifikasi BNSP terbuka bagi individu yang ingin membuktikan kompetensinya secara nasional. Dengan mengikuti tahapan yang tepat, sertifikat BNSP memiliki banyak manfaat untuk karier yang lebih kompetitif dan diakui oleh industri.
Siap tingkatkan kompetensi Anda? Ikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP bersama Duta Training dan dapatkan sertifikat berstandar nasional yang diakui industri. Hubungi kami sekarang untuk informasi jadwal dan pendaftaran!