
Sertifikat Brevet. Di era modern seperti sekarang, kemampuan dalam memahami dan mengelola pajak menjadi salah satu kompetensi penting bagi profesional maupun pelaku usaha.
Baca Juga: Sertifikasi Microsoft Office: Pentingnya dan Cara Mendapatkannya
Banyak individu yang menyadari bahwa penguasaan perpajakan tidak hanya memudahkan dalam memenuhi kewajiban pajak, tetapi juga meningkatkan kredibilitas dan peluang karier. Bagi mereka yang ingin menonjol di bidang akuntansi, keuangan, maupun manajemen bisnis, memiliki bukti kompetensi resmi seperti sertifikat brevet menjadi nilai tambah yang signifikan.
Oleh karena itu, memahami jenis, tingkatan, dan cara memperoleh sertifikat brevet menjadi langkah awal yang penting untuk menyiapkan diri secara maksimal.
Apa Itu Sertifikat Brevet?
Sertifikat brevet adalah bukti kompetensi perpajakan yang diperoleh melalui program pelatihan brevet pajak yang diselenggarakan oleh lembaga profesional. Sertifikasi ini dirancang untuk membantu seseorang memahami perpajakan secara menyeluruh, mulai dari konsep dasar, perhitungan, hingga penerapan dalam pelaporan pajak.
Baca Juga: Apa itu Sertifikat Keahlian? Apa Saja Jenis dan Manfaatnya?
Berikut adalah beberapa fungsi dari sertifikat brevet.
- Memperdalam pengetahuan perpajakan. Sertifikasi ini memberikan materi yang lebih mendalam sehingga peserta memahami teknis perhitungan, aturan, dan prosedur pajak.
- Meningkatkan kualitas kemampuan profesional. Pemegang sertifikat cenderung lebih terlatih dalam menangani proses perpajakan secara akurat dan sesuai standar.
- Menjadi bukti keahlian. Sertifikat brevet menunjukkan bahwa seseorang telah mengikuti pelatihan formal dan kompeten dalam mengelola kewajiban pajak.
Sedangkan tujuan diberlakukannya sertifikasi brevet adalah sebagai berikut.
- Meningkatkan keterampilan perpajakan. Program ini bertujuan membangun kemampuan yang lebih kuat agar peserta mampu bekerja secara profesional.
- Melindungi pengguna jasa akuntan. Dengan standar kompetensi yang jelas, klien atau perusahaan lebih merasa aman menggunakan jasa pemegang sertifikat.
- Meningkatkan mutu pekerjaan akuntansi. Sertifikasi membantu menciptakan tenaga profesional yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun global.
Seiring meningkatnya jumlah wajib pajak, kebutuhan akan tenaga perpajakan kompeten juga terus bertambah. Karena itu, memiliki sertifikat brevet menjadi langkah strategis untuk memperkuat karier dan meningkatkan kepercayaan di dunia profesional.
Jenis-Jenis Sertifikat Brevet
Dalam dunia perpajakan, lembaga penyelenggara menyusun jenjang pelatihan sertifikat brevet berdasarkan tingkat kedalaman materi. Setiap tingkat memberikan pemahaman yang berbeda, mulai dari pengenalan dasar hingga analisis perpajakan yang jauh lebih kompleks.
Pembagian ini membantu peserta memilih jalur belajar yang sesuai dengan kebutuhan, latar belakang, maupun tujuan karier mereka. Dengan struktur bertahap seperti ini, pelatihan menjadi lebih terarah dan peserta dapat membangun pondasi perpajakan yang kuat sebelum melangkah ke level berikutnya.
1. Brevet A
Brevet A adalah tingkatan awal dalam pelatihan perpajakan, cocok bagi peserta yang baru mulai mengenal dunia pajak atau yang ingin memahami dasar-dasar pengelolaan kewajiban pajak. Banyak peserta berasal dari kalangan mahasiswa, fresh graduate, pelaku UMKM, content creator, hingga profesi seperti marketing properti atau jastiper yang memerlukan pemahaman pajak untuk operasional bisnis mereka.
Pada level ini, peserta dibekali materi fundamental seperti:
- Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
- Bea Materai.
- BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) Pribadi.
- PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).
- Pajak Penghasilan (PPh) Pribadi.
Pelatihan ini memberikan fondasi awal sebelum seseorang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi tahap penting bagi siapa pun yang ingin memperoleh sertifikat brevet sebagai bukti penguasaan dasar perpajakan.
2. Brevet B
Brevet B merupakan tingkat menengah yang dirancang untuk peserta yang sudah memahami materi dasar dari Brevet A. Kelas ini memperluas pembahasan ke topik yang lebih teknis dan kompleks. Beberapa lembaga memang menawarkan kelas gabungan Brevet AB, namun metode tersebut sering dianggap kurang efektif karena padatnya materi yang harus dipelajari dalam waktu terbatas.
Pada level Brevet B, peserta akan mempelajari:
- Pajak Penghasilan Badan.
- Pemotongan dan Pemungutan Pajak Penghasilan.
- Pajak Pertambahan Nilai (PPn).
- Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).
- Akuntansi Pajak.
- Pengisian SPT PPN dan PPh Elektronik.
Materi yang lebih berat ini bertujuan membentuk kemampuan analisis pajak yang lebih matang serta mempersiapkan peserta untuk menangani kasus perpajakan perusahaan. Tingkatan ini menjadi jembatan penting sebelum melangkah ke jenjang lanjutan atau sebelum mengejar sertifikat brevet tingkat lebih tinggi.
3. Brevet C
Brevet C adalah level tertinggi dalam pelatihan perpajakan dan ditujukan untuk peserta yang ingin memperdalam kemampuan hingga level profesional. Materinya jauh lebih luas karena banyak membahas perpajakan internasional, sehingga peserta umumnya berasal dari latar belakang ekspor-impor, praktisi pajak, dosen, maupun akuntan berpengalaman.
Untuk dapat mengikuti kelas ini, peserta wajib memiliki sertifikat brevet A dan B, kecuali mereka yang berasal dari jurusan akuntansi, ekonomi, atau sudah berkarir sebagai akuntan. Kemampuan berbahasa Inggris juga sangat dianjurkan karena banyak istilah teknis bersumber dari standar internasional.
Materi yang dipelajari mencakup:
- Pajak Penghasilan Pribadi dan Badan.
- Akuntansi Pajak.
- Perencanaan Pajak.
- Pajak Internasional.
- Pajak Internasional untuk Perbankan.
Brevet C menjadi langkah penting bagi siapa pun yang ingin menguasai perpajakan secara mendalam dan meningkatkan kualifikasi profesional ke tingkat yang lebih tinggi.
Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikat Brevet?
Mendapatkan sertifikat brevet memang menjadi tujuan banyak profesional, terutama di bidang perpajakan. Sertifikat ini bukan hanya bukti kompetensi, tetapi juga meningkatkan peluang karier di sektor akuntansi dan pajak.
Baca Juga: Sertifikasi Digital Marketing Jogja BNSP Duta Training
Berikut adalah beberapa cara untuk memperoleh sertifikat brevet.
- Memahami Brevet Pajak. Sebelum mendaftar, kenali dulu brevet pajak. Lembaga berwenang menerbitkan brevet pajak sebagai sertifikasi resmi untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan peserta dalam bidang perpajakan. Memahami konsep ini penting agar tujuan memperoleh sertifikat brevet, seperti meningkatkan profesionalisme dan kredibilitas.
- Menguasai Dasar Perpajakan. Sebelum ujian, pastikan Anda menguasai pengetahuan dasar pajak. Cara mudahnya dengan membaca buku, mengikuti kursus online, atau seminar. Pengetahuan awal ini membantu menghadapi soal ujian dan mempermudah proses mendapatkan sertifikat brevet.
- Mendaftar Brevet Pajak. Cari lembaga resmi yang menyelenggarakan brevet pajak di wilayah Anda, kemudian daftar sebagai peserta. Pendaftaran biasanya bisa dilakukan online. Pastikan dokumen lengkap agar proses pendaftaran lancar dan Anda resmi mengikuti ujian untuk memperoleh sertifikat brevet.
- Persiapan Ujian Secara Terencana. Ujian brevet pajak berupa tes tertulis yang menilai pemahaman perpajakan. Persiapkan diri dengan latihan soal, membaca buku referensi, dan memahami praktik pajak. Dengan persiapan matang, peluang lulus ujian dan meraih sertifikat brevet meningkat.
- Mengikuti Pelatihan Brevet (Opsional). Beberapa lembaga menyediakan pelatihan khusus sebelum ujian. Meskipun opsional, pelatihan ini membantu memahami materi lebih mendalam dan meningkatkan kemampuan praktis, sehingga lebih siap memperoleh sertifikat brevet.
- Mengikuti Ujian dan Mendapatkan Hasil. Ikuti ujian sesuai jadwal lembaga, bawa dokumen identitas, dan hadir tepat waktu. Setelah ujian, tunggu hasil evaluasi. Jika lulus, pelajari area yang sudah kuat. Jika belum, gunakan evaluasi untuk persiapan ujian berikutnya.
Kesimpulan
Mengikuti pelatihan secara bertahap meningkatkan keterampilan, pemahaman, dan kredibilitas profesional peserta di bidang perpajakan dan memperoleh sertifikat brevet yang bernilai. Daftar sekarang di Duta Training untuk mendapatkan sertifikat brevet dan tingkatkan kemampuan perpajakan sekaligus peluang karier profesional Anda.
Apabila Anda berminat untuk segera mendapatkan pelayanan sertifikasi terbaik dari Duta Training, segera hubungi nomor WhatsApp berikut ini: 0813-2610-6551. Pihak marketing Duta Training akan segera menghubungi Anda.