Apa itu Sertifikat Brevet A, B, dan C? Ketahui Manfaatnya di Sini!

Teknisi Perpajakan PPN & PPNBM BNSP, Sertifikat Brevet Pajak A B dan C

Sertifikat Brevet A, B, dan C. Brevet pajak merupakan program pelatihan atau kursus khusus di bidang perpajakan yang dibagi ke dalam beberapa tingkatan, yaitu Brevet A, B, dan C. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek perpajakan, baik secara teori maupun praktik. 

Pelatihan brevet dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak perpajakan maupun secara manual tanpa bantuan software, sehingga peserta dapat menyesuaikan metode belajar sesuai kebutuhan. Setiap tingkatan brevet difokuskan pada materi yang berbeda, mulai dari dasar hingga lanjutan, sehingga pengelompokan ini memudahkan peserta untuk memahami kompleksitas pajak secara bertahap.

Baca Juga: LPK Adalah: Apa Saja Manfaat, Syarat, Biaya, Cara Memilihnya?

Simak pembahasan berikut untuk mengetahui tingkatan brevet pajak dan pertimbangan dalam memilih kursus yang tepat.

Siapa Saja yang Dapat Mengikuti Program Sertifikat Brevet A, B, dan C?

Pelatihan Brevet A, B, dan C dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang perpajakan, yang menjadi pengetahuan penting bagi seluruh wajib pajak. Peserta dapat belajar mengenai hak dan kewajiban mereka dalam membayar pajak dengan cara yang sistematis dan praktis. 

Kursus ini biasanya diminati oleh mahasiswa jurusan perpajakan atau akuntansi, para profesional di bidang keuangan, akuntansi, dan pajak, serta individu yang ingin meningkatkan kompetensi di sektor perpajakan.

Baca Juga: Dapatkan Sertifikasi Akuntansi BNSP Lengkap, Simak Infonya di Sini!

Menariknya, program sertifikat Brevet A, B, dan C ini terbuka untuk masyarakat umum, sehingga siapa pun yang ingin menambah wawasan tentang pajak dapat mendaftar dan mengikuti program ini

Tingkatan Brevet Pajak

Brevet pajak terdiri dari beberapa jenis, di mana setiap jenis membahas materi perpajakan yang berbeda. Materi tersebut disusun sesuai dengan tingkatan atau kategori masing-masing sebagai berikut:

Brevet A (Tingkat A)

Brevet A merupakan level pelatihan pajak yang paling dasar. Materi yang dipelajari pada tingkat ini mencakup:

  • Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP)
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
  • Bea Meterai
  • Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Pasal 21

 

Brevet B (Tingkat B)

Brevet B merupakan level pelatihan pajak yang membahas materi dari tingkat dasar hingga menengah. Materi yang diajarkan pada tingkat ini meliputi:

  • Pemotongan dan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • Pajak Penghasilan Badan
  • Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)
  • Akuntansi Pajak
  • Pemeriksaan dan penyidikan pajak
  • Pengisian SPT PPN dan PPh secara elektronik

 

Brevet C (Tingkat C)

Brevet C merupakan level pelatihan pajak yang membahas materi dari tingkat menengah hingga lanjutan, termasuk perpajakan internasional. Materi yang dipelajari pada brevet C meliputi:

  • Pemotongan dan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh)
  • Pajak Penghasilan Badan dan PPh Orang Pribadi tingkat C
  • Perpajakan Internasional
  • Akuntansi Perpajakan
  • Perencanaan Pajak

Apa Saja Perbedaan Brevet AB dan C?

Brevet pajak terdiri dari beberapa tingkatan, masing-masing dengan materi dan tujuan yang berbeda. Berikut beberapa perbedaan utama antara Brevet Pajak AB dan C yang perlu diketahui.

  • Brevet tingkat A dan B digabung menjadi Brevet AB untuk menyajikan materi secara lebih efisien, mulai dari dasar hingga menengah.
  • Brevet AB terbuka bagi siapa saja, termasuk masyarakat umum yang ingin mempelajari perpajakan dari awal tanpa syarat pengalaman sebelumnya.
  • Brevet C dirancang untuk materi menengah hingga lanjutan, termasuk perpajakan internasional, sehingga syarat pesertanya lebih ketat.
  • Peserta yang ingin mengikuti Brevet C diharuskan sudah memiliki dasar pengetahuan perpajakan, baik dari pendidikan formal di sekolah atau universitas, maupun dari pelatihan sebelumnya.
  • Bagi calon peserta yang belum memiliki pengalaman atau pengetahuan dasar perpajakan, mereka diwajibkan mengikuti Brevet AB terlebih dahulu sebelum mendaftar Brevet C.

Dengan demikian, Brevet AB lebih bersifat umum dan pembuka, sedangkan Brevet C bersifat lanjutan dan membutuhkan bekal materi sebelumnya.

Apa Saja Manfaat yang Didapatkan Setelah Memperoleh Sertifikat Brevet A, B, dan C?

Berikut adalah sejumlah manfaat yang diperoleh peserta saat mengikuti pelatihan brevet pajak.

  • Wajib Pajak: Peserta akan memperoleh pemahaman teknis terkait perencanaan, pelaporan, dan perhitungan pajak secara tepat dan akurat.
  • Fresh Graduate: Membekali diri dengan sertifikat brevet pajak dapat menambah portofolio dan membuat kandidat lebih menarik bagi perusahaan saat melamar pekerjaan.
  • Karyawan Entry Level: Kursus ini membantu menambah wawasan perpajakan yang bermanfaat untuk menunjang pekerjaan sehari-hari maupun peluang promosi jabatan.
  • Middle Manager: Pengetahuan yang diperoleh memungkinkan manajer meninjau, mengawasi, dan memastikan kualitas pekerjaan bawahan terkait pajak dan administrasi keuangan.
  • Staf Pajak: Pelatihan ini menghasilkan staf yang terampil di bidang perpajakan, sehingga mampu memberikan panduan yang tepat kepada wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban mereka.
  • Konsultan: Brevet pajak membantu mempersiapkan diri untuk menjadi konsultan pajak, baik untuk kebutuhan pribadi, perusahaan, maupun masyarakat umum.
  • Calon Konsultan Pajak: Program ini juga berfungsi sebagai persiapan menghadapi Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP), meningkatkan kesiapan peserta secara profesional.

Tips Memilih Lembaga Pelatihan untuk Sertifikasi Brevet A, B, dan C

Bagi Anda yang tertarik mengikuti pelatihan ini, simak beberapa tips untuk memilih tempat kursus yang tepat.

  • Pilih Lembaga Terpercaya. Pastikan Anda mendaftar di universitas atau organisasi akuntansi yang sudah terkenal sebagai penyelenggara pelatihan brevet pajak.
  • Lakukan Riset Terlebih Dahulu. Teliti reputasi penyelenggara sebelum mendaftar, termasuk pengalaman mereka dalam menyelenggarakan pelatihan dan kualitas program yang ditawarkan.
  • Cek Kredibilitas Pengajar. Pastikan kursus diisi oleh para ahli dan profesional di bidang perpajakan, keuangan, dan akuntansi agar materi yang diberikan valid dan aplikatif.
  • Perhatikan Materi Pelatihan. Tanyakan dan pastikan topik yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan belajar Anda, mencakup teori dan praktik perpajakan.
  • Bandingkan Biaya dan Kualitas. Lihat beberapa opsi penyelenggara, perhatikan keseimbangan antara biaya kursus dan kualitas materi yang diberikan, agar investasi waktu dan uang Anda sepadan.

Rekomendasi Lembaga Pelatihan Terbaik untuk Brevet A, B, dan C

LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Yogyakarta, Duta Training, merupakan pilihan lembaga pelatihan unggulan bagi Anda yang ingin memperoleh sertifikat BNSP. Sertifikat ini menjadi bukti sah kompetensi kerja yang diakui secara nasional dan sering kali menjadi persyaratan penting dalam dunia kerja maupun tender proyek. 

Duta Training berlokasi di Jalan Besi Jangkang KM 2, Sleman, dengan badan hukum PT yang jelas dan memiliki visi mulia untuk mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia melalui kebermanfaatan dan profesionalisme. 

Mengapa Duta Training Adalah LSP Yogyakarta Terbaik untuk Anda? Karena lembaga ini menawarkan program pelatihan komprehensif, instruktur ahli dan interaktif, materi terkini dan aplikatif, serta portofolio klien terpercaya dari berbagai institusi besar, menjadikannya pilihan ideal bagi siapa pun yang ingin mengembangkan kompetensi profesional.

Tujuan Sertifikasi Brevet Pajak A, B, dan C Duta Training

Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk:

  • Memahami Dasar Perpajakan. Peserta diharapkan menguasai prinsip-prinsip dasar serta ketentuan perpajakan yang berlaku, sehingga mampu memahami hak dan kewajiban sebagai wajib pajak.
  • Menerapkan Pelaporan dan Perhitungan Pajak. Setelah pelatihan, peserta mampu menyusun laporan pajak dan menghitung kewajiban pajak dengan tepat, sesuai prosedur yang berlaku.
  • Menguasai Sistem Perpajakan Nasional dan Internasional. Pelatihan ini juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai regulasi perpajakan di Indonesia dan aspek perpajakan internasional, sehingga kompetensi mereka lebih luas dan siap menghadapi berbagai skenario pekerjaan di bidang pajak.

Materi Sertifikasi Brevet Pajak A, B, dan C Duta Training

Materi pada Brevet Pajak A, B, dan C secara garis besar adalah sebagai berikut.

  • Brevet A. Mengenal dasar-dasar perpajakan, mengenali minat dan potensi di bidang pajak, ketentuan umum pajak, serta pajak bumi dan bangunan (PBB), BPHTB, dan bea materai. Materi juga mencakup PPh orang pribadi, PPN/PPn-BM, serta PPh pemotongan dan pemungutan.
  • Brevet B. Meliputi ketentuan umum perpajakan, prosedur keberatan dan banding, akuntansi pajak, serta pemeriksaan pajak.
  • Brevet C. Fokus pada PPN/PPn-BM, ketentuan umum perpajakan (KUP) dan sengketa pajak, PPh orang pribadi dan badan, pajak internasional, akuntansi pajak, serta perencanaan pajak (tax planning).

Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda dapatkan melalui klik link berikut ini.

Kesimpulan

Tingkatkan kompetensi perpajakan Anda dengan mengikuti sertifikasi Brevet Pajak A, B, dan C di LSP Yogyakarta, Duta Training. Daftar sekarang dan kembangkan karir Anda. Apabila Anda tertarik untuk mengikuti sertifikasinya segera, hubungi WhatsApp ini 0813-2610-6551.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top