Peran Teknologi Bagi Dunia Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19

Peran Teknologi Bagi Dunia Kesehatan di Masa Pandemi COVID-19

Selanjutnya, Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia, dr Daeng M. Faqih, SH, MH, mengatakan rumah sakit merupakan sektor yang berhubungan langsung dengan COVID-19. Maka dari itu, penting bagi rumah sakit untuk tetap bertahan agar tidak mengalami kolaps. Sehingga mengambil langkah untuk menambahkan layanan telemedis bisa menjadi salah satu solusi terbaik.

“Melihat suasana COVID-19 ini berdampak pada dokter, banyak yang takut praktik, pasien juga banyak yang takut ke tempat layanan dokter. Sehingga pada 2020 ini ada dua peraturan yang kemudian memungkinkan kita mendorong pelayanan telemedis,” tuturnya dalam Diskusi Online bersama Aido Health pada Senin (15/6/2020).

Dua peraturan tersebut adalah Surat Edaran Menteri Kesehatan No. 303 tentang Penyelenggaraan Layanan Kesehatan Melalui Pemanfaatan Teknologi pada Masa COVID-19 dan Perkonsil 74 Tahun 2020 tentang Kewenangan dan Praktik Kedokteran melalui Telemedis pada Masa COVID-19.

Daeng berharap ke depannya pelayanan telemedis ini bisa akan terus dilakukan tak hanya pada masa pandemi COVID-19 dan akan terus berlanjut supaya pelayanan kesehatan melalui telemedis ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan hukum dan etik.

Tentang aido health

Salah satu platform digital yang melayani di bidang kesehatan adalah aido health. Platform ini berguna untuk memberikan pelayanan kesehatan pada pasien selama di rumah saja.

“Visi aido adalah untuk menjadi digital healthcare platform utama di Indonesia dengan mengintegrasikan inovasi teknologi ke dalam pemberian perawatan kesehatan yang berkualitas tinggi dan berpusat pada pasien,” kata Jyoti Nagrani, VP Operation and Partnership aido health.

Jyoti melanjutkan, aido health  memungkinkan pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan, dari tempat yang nyaman bagi mereka. Tanpa perlu pergi ke rumah sakit.

“Kita lihat peran teknologi bisa memperkuat layanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit. Dengan latar belakang itu aido health hadir untuk bisa memberikan suatu solusi untuk fasilitas kesehatan khususnya rumah sakit atau klinik untuk bisa memudahkan akses layanan kesehatan mereka kepada masyarakat di Indonesia,” kata Jyoti.

Dalam aplikasi aido health, ada lima fitur yang bisa diakses para pasien. Yakni fitur pertama adalah telekonsultasi atau rawat jalan online agar pasien bisa membuat janji dengan dokter yang ada di platform.

Fitur kedua adalah layanan home visit, yang diharapkan khususnya bermanfaat bagi pasien penyakit kronis dan dengan disabilitas yang bisa mendapatkan pelayanan dari rumah. Pada pandemi COVID-19 saat ini beberapa mitra ada yang menawarkan layanan skrining COVID-19 seperti rapid test atau PCR test di rumah, dengan ketentuan kisaran harga ditentukan masing-masing mitra.

Ketiga adalah fitur care coordinator atau pendamping kesehatan, yang berperan untuk mengkoordinasi atau menjembatani antara pasien dengan mitra. Apabila ada pasien yang membutuhkan informasi layanan medis atau mencari sesuai kebutuhan bisa melalui fitur ini.

Keempat adalah layanan lab at home, di mana pasien bisa mencari paket pemeriksaan laboratorium apa saja yang ditawarkan mitra dan bisa melakukan pengambilan sampel di rumah. Hasilnya akan diunggah pada aplikasi aido health. Kelima adalah fitur pelayanan antar obat resep dari dokter atau alat-alat kesehatan ke rumah yang bisa dipesan melalui aplikasi aido health.

Ke depannya, aido health akan melanjutkan kemitraan dengan berbagai stakeholder kesehatan yang lebih luas lagi.

aido health bisa diakses melalui aplikasi ponsel dan website dengan tiga versi. Yang pertama adalah aplikasi ponsel untuk pasien yang bisa mengakses layanan kesehatan yang ditawarkan para mitra atau faskes, kedua adalah aplikasi ponsel bagi tenaga kesehatan untuk pemberian layanan kesehatan, dan yang ketiga adalah website untuk rumah sakit atau mitra yang memang bergabung di platform aido health.

 

Sumber :

https://www.liputan6.com/health/read/4284167/ini-peran-teknologi-bagi-dunia-kesehatan-di-masa-pandemi-covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *