PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (TI)

Nama : Diah Anggit Martiani

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, dengan memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. informasi yang dimaksudkan adalah informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu, yang dapat digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan. Informasi ini juga harus bernilai strategis sehingga dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Sudah hampir 2 tahun Indonesia mengalami pandemi, pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah mengubah sistem kehidupan manusia di segala bidang kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Adanya kebijakan untuk melakukan work from home (WFH), social and physical distancing, megharuskan masyarakat tetap di rumah saja, bekerja, beribadah dan belajar dari rumah. Kondisi demikian menuntut lembaga pendidikan melakukan inovasi dalam proses pembelajaran. Dengan dihapuskannya Ujian Nasional, belajar di rumah melalui aplikasi tertentu, kuliah daring, bimbingan dan seminar daring merupakan contoh pelayanan bidang pendidikan yang mempercepat penerapan pendidikan era Revolusi Industri 4.0. Dari beberapa kasus di atas menuntut peran teknologi dalam bidang pendidikan di tengah pandemi Covid-19, para tenaga pendidik dan peserta didik diharapkan dapat menyesuaikan diri dan memanfaatkan teknologi.

Mengenal Pembelajaran Jarak Jauh

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah pendidikan formal berbasis lembaga yang peserta didik dan instrukturnya berada di lokasi terpisah sehingga memerlukan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya. Pembelajaran elektronik (e-learning) atau pembelajaran daring (online) merupakan bagian dari pendidikan jarak jauh yang secara khusus menggabungkan teknologi elektronika/gawai dan teknologi berbasis jaringan internet.

Sekarang ini peranan IT dalam kehidupan manusia sudah semakin penting. Karena seiring dengan perkembangan IT tersebut manusia banyak melakukan pekerjaannya di depan komputer maupun dengan menggunakan handphone untuk komunikasi. Dengan adanya kemajuan teknologi semakin mempermudah pekerjaan manusia dan serasadunia ada di genggaman kita. Selain itu, perkembangan IT juga sangat cepat, sehingga harus selalu mengikuti perkembangannya. Teknologi mengalami perkembangan dari yang sederhana sampai dengan yang tercanggih di era milenial ini. Teknologi hadir sejalan dengan peradaban manusia sebagai hasil penggunaan akal budi untuk mempermudah kehidupannya.

Demikian juga dalam dunia pendidikan, teknologi mutlak diperlakukan untuk mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran ketika dikelas maupun diluar kelas. Teknologi khususnya teknologi informasi yang bisa digunakan dalam dunia pendidikan berkembang sangat pesat, meski penggunaannya dibeberapa sekolah masih belum dimanfaatkan secara optimal. Bahkan beberapa sekolah didaerah terpencil atau 3T (Terpencil, Tertinggal, Terjauh) tidak begitu familiar terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran.

Penggunaan teknologi informasi begitu booming dan seakan menjadi sebuah keharusan ketika dengan tanpa permisi pandemic Covid 19 melanda. Dunia pendidikan “dipaksa” melaksanakan Pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring. Dengan segala permasalahan yang timbul akibat PJJ, penggunaan media berbasis IT dipertimbangkan menjadi alternative tepat agar interaksi antara guru dan siswa tetap terjadi dan materi yang dipelajarai tersampaikan dengan lebih mudah dan menarik.

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi pilihan utama dalam menyerap materi yang dipilih peserta didik pada masa pandemi. Daring, luring dan blended merupakan cara untuk para peserta didik melaksanakan proses PJJ. Penguasaan IT dan adaptasi siswa dalam menyerap materi yang berbeda dengan yang biasa dilakukan merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui. Penguasaan teknologi dalam menggunakan laptop, WhatsApp, dan berbagai jenis media yang bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan pembelajaran daring menjadi hal yang sangat urgen. Apapun bentuk proses pembelajaran baik daring, luring maupun blended harus tetap dilaksanakan agar pembelajaran tetap berjalan. Berbagai cara dilakukan agar proses pembelajaran dapat berlangsung dan peserta didik tetap merasakan pendidikan meskipun menggunakan kurikulum darurat yang disusun oleh Dinas Pendidikan.

Keunggulan media Pembelajaran Berbasis IT

Manfaat dari penggunaan IT dalam pembelajaran sebagaimana dikutip dari stiaprima.ac.id stiaprima.ac.id adalah sebagai berikut :

  • Menambah Informasi

Manfaat pertama penggunaan teknologi adalah sebagai sarana pendukung bagi siswa dan pendidik untuk mencari informasi yang lebih luas, selain menggunakan sumber dari buku dan media cetak.

  • Meningkatkan kemampuan Belajar

Hal ini terjadi karena informasi yang ada di internet lebih update sehingga para siswa bisa dengan mudah mengakses informasi-informasi baru yang diperlukan dibawah pengawasan guru.

  • Memudahkan Akses Belajar

Proses pembelajaran dapat dipermudah dengan adanya teknologi dalam pendidikan. Misalkan guru dapat memberikan materi atau tugas belajar melalui email sehingga peserta didik bisa segera menyelesaikan dan mengumpulkan tugas tersebut.

  • Materi lebih menarik

Penggunaan teknologi dalam pendididkan dapat membuat peserta didik lebih nyaman dan tidak terkesan jenuh atau monoton. Hal ini disebabkan penyampaian informasi melalui teknologi canggih terlihat lebih variatif dan modern.

  • Meningkatkan Minat belajar

Informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap serta akses yang mudah didapatkan dapat membuat siswa lebih minat dalam melaksanakan pembelajaran.

Pendidik Gaptek dan Pendidik Meltek

Di era milenial dengan kecanggihan IT yang luar biasa, pendidik professional “wajib” hukumnya terus meng-upgrade komptensi. Mengapa demikian? Dunia sudah begitu tergantung dengan penggunaan IT. Segala informasi disampaikan melalui media IT. Termasuk di dunia Pendidikan. Segala data, informasi, instruksi disampaikan menggunakan media IT yang dalam tempo sekian detik sudah dapat kita akses.

Bagi guru yang Meltek (Melek Teknologi) hal tersebut tidak menjadi kenadala. Dengan mudah dia akan mengklik suatu link, mengisi format isian tepat waktu. Dengan gampang dia memanfaatkan aplikasi pembelajaran, melakukan pembelajaran virtual, melakukan presensi siswa dengan menggunakan aplikasi tertentu. Berbeda halnya dengan guru yang Gaptek (Gagap teknologi). Guru gaptek akan tertinggal dan merasa ditinggal. Dia tertinggal mendapatkan informasi karena tidak mengetahui atau tidak mau belajar memanfaatkan IT untuk mendapatkan informasi. Saat guru Meltek membahas informasi yang diperoleh melalui media IT, guru gaptek merasa kebingungan dengan topik yang dibahas rekan mereka yang Meltek.

Dampak Negatif Dan Positif Kemajuan Teknologi Bagi Pendidikan

Berikut adalah beberapa dampak positif dari kemajuan teknologi di bidang pendidikan yaitu :

  • Sebagai media informasi, karena dengan menggunakan internet lebih memudahkan kita dalam memperoleh informasi dari seluruh dunia
  • Sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
  • Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
  • Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

Dibalik dampak positifnya yang sangat menguntungkan ternyata, kemajuan teknologi memiliki dampak negatif yang sangat merugikan. Mengapa demikian ?, Salah satu faktornya adalah ulah dari manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan fungsi dari kemajuan teknologi tersebut. Mereka tidak berfikir apa dampak yang akan terjadi pada generasi penerus bangsa kita selanjutnya.

Berikut merupakan dampak negatif dari kemajuan teknologi yang disalahgunakan yaitu :

  • Pornografi

Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.

  • Violence and Gore

Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

  • Carding

Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

  • Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

Kesimpulan dari dampak negatif diatas adalah :

  • Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
  • Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.
  • Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).
  • Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *